Puas Jelajahi Sumatera Barat, Yogyakarta jadi sasaranku berikutnya

DSCN8199

Masakan Minang Lamak, Gadih Minang Rancak lo. Rasanya sempurna kalau makan disuapin gadis minang. Hehehe… Sumatera Barat banyak menyimpan hal-hal seru dan menarik seperti laut, gunung, lembah, danau, hutan yang masih alami dan kehidupan dataran rendahnya yang unik yang menghasilkan masyarakat yang banyak budaya.

Pertama saya mulai dari lembah cantik yang sering disamakan wisatawan dengan taman nasional Yosmeti Amerika serikat, yaitu Lembah Harau. Lembah harau merupakan taman nasional yang dikelilingi oeh bukit dengan tebing dramatis yang memiliki ketinggian 500-850 mdpl serta kemiringan hampir 90 drajat. Bukit-bukit ini juga dihiasi corak warna alami perpaduan antara  rumput-rumput liar dan efek warna akibat iklim dan cuaca pada batuan tebing serta semakin indah karena terdapat areal persawahan dan rumah penduduk dintara tebing-tebing Lembah Harau.

Secara garis besar objek wisata sejak zaman Belanda ini dibagi menjadi dua lokasi yaitu Aka Berayun dan Sarasah Bunta. Di lokasi Aka Berayun terdapat air terjun dengan debit air yang besar dan tepat dibagian bawah air terjun terdapat kolam pemandian yang sangat segar yang banyak dimanfaatkan wisatawan untuk berendam, sedangkan di Sarasah Bunta yang terletak tidak jauh dari Aka Berayun ada titik echo yaitu titik yang ditandai dengan sebuah prasasti kecil. Mitos yang dipercaya ditempat ini yang katanya kalau anda meneriakkan nama seseorang yang anda cintai pada titik ini kemudian bergema pada bukit yang berada jauh diseberang dipercaya kalau nama yang anda sebut tadi akan menjadi jodoh anda.

Selesai mengunjungi Lembah Harau, Anda harus mengunjungi tembok raksasa milik Indonesia yang letaknya di Bukittinggi, tembok raksasa ini bernama saribu jenjang. Sekilas tembok ini sangat mirip dengan tembok raksasa miliknya China.

Perjalanan saya lanjut Ke Batu Sangkar, disana terdapat Istana Pagaruyung yang merupakan replika Istana Pagaruyung karena Istana Pagaruyung yang asli sudah hancur tidak bersisa lagi sejak tahun 1800-an lalu, dari replika ini kita bisa melihat seperti apa peradaban minang kabau zaman dahulu.

Puas dengan Istana Pagaruyung kemudian rute saya menuju Padang Panjang, di Padang Panjang terdapat Rumah Gadang. Secara bentuk baik itu Rumah Gadang maupun Istana Pagaruyung memiliki bentuk yang sama-sama mengecil kebawah layaknya sebuah kapal di lautan yang bertahan dari gelobang laut. Hal ini dipercaya untuk menghindari hancurnya bangunan karena sumatera barat sangat sering dihantam gempa bumi.

Batu angkek-angkek di Desa Balai Tabuh, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah datar. Sebuah batu antik berwarna hitam yang tepi-tepinya berwarna tembaga dan beratnya bisa berubah-ubah yang menjadi penarik minat wisatawan karena mitosnya barang siapa yang bisa mengangkat batu tersebut hingga batas yang ditentukan maka keinginannya akan terkabul.

Selain wisata alam dan budaya tadi di Sumatera Barat juga ada wisata kuliner yang unik daerah kabupaten Tanah Datar yaitu teh daun kopi. Teh daun kopi ini sudah ada sejak zaman Belanda karena masyarakat saat itu tidak boleh mengambil buah kopi Cuma boleh mengambil daunnya saja maka dari itulah teh daun kopi menjadi minuman khas yang harus dicoba di Sumatera Barat ini.

Selain itu masih banyak hal-hal indah yang belum sempat saya kunjungi di Sumatra Barat ini seperti Pantai Pamutusan dan beberapa pulau kecil lainnya yang indah Insya Allah bisa membuat mata kita semua tercengang dan bibir kita tergerak untuk mengucapkan Subahanalloh.

Terkait itu semua saya sangat tertarik dengan beberapa bangunan yang sangat bersejarah karena itu saya sangat ingin mengunjungi Yogyakarta, seperti Candi Borobudur, Candi prambanan, dan Keraton Yogyakarta. Tenang aja untuk menuju Yogyakarta dari Bandara Internasional Minangkabau ada beberapa maskapai rute Yogyakarta seperti Lion Air, Air Asia, Garuda Indonesia, dan Citilink.

Candi Borobudur sangat terkenal sampai ke penjuru belahan dunia, Candi Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terbesar di dunia. Letaknya sekitar 40km jika dari Yogyakarta, Sampai sekarang ini Candi Borobudur masih dikunjungi oleh banyak biksu yang berasal dari berbagai penjuru untuk berziarah karena Candi Borobudur merupakan sebuah tempat suci bagi mereka umat Buddha.

Untuk memasuki area Candi Borobudur, akan diharuskan untuk menggunakan sarung yang dipinjamkan secara gratis di pintu masuk Candi Borobudur dan sarung tersebut harus dikembalikan di pintu keluar Candi Borobudur.

Candi Prambanan adalah kompleks candi Hindu yang paling besar di Indonesia, katanya Candi Prambanan dihiasi dengan banyak relief yang diukir mengelilingi candi yang mengisahkan tentang kisah Ramayana dan Krishnayana. Candi ini terletak sekitar 17 km dari pusat kota Yogyakarta dan mudah dijangkau menggunakan bus karena letaknya dekat dengan jalan raya.

Tidak kalah dengan Sumatera Barat yang memiliki Istana Pagaruyung, Yogyakarta juga punya Keraton Yogyakarta yang menjadi salah satu tempat wisata yang terkenal. Keraton Yogyakarta adalah sebuah bangunan yang bersejarah dari kesultanan Yogyakarta yang menjadi tempat tinggal Sultan dan keluarganya.

Selain bisa menikmati keindahan arsitektur kuno, disini juga bisa berkunjung ke sebuah museum yang memiliki koleksi barang-barang milik kesultanan Yogyakarta yang sebagian besar merupakan hadiah dari para raja Eropa.

Semoga saja harapanku untuk bisa berkunjung kebeberapa bangunan yang unik di Yogyakarta bisa terwujud dan bisa berkunjung seluruh provinsi yang ada di Indonesia untuk mengetahui betapa kayanya Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s